SURABAYA, uim.ac.id – ┬áDirektorat Penjaminan Mutu, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan kemenristekdikti baru-baru ini mengesahkan puluhan pelatih Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dari berbgai kampus di Indonesia. Peresmian itu dilakukan saat lokakarya calon pelatih SPMI di salah satu hotel di Surabya (15/10)

Hal itu digelar sebagai upaya penguatan penjaminan mutu perguruan tinggi. peserta lokakarya ini diikuti oleh 60 peserta yang berasal dari perguruan tinggi yang tersebar dari seluruh Indonesia mulai dari Aceh hingga papua. lokakarya akan berlangsung selama tiga hari kedepan.

Salah satu peserta lokakarya yang merupakan delegasi Universitas Islam Madura (UIM) Pamekasan adalah Agus Budiyono. Agus diundang sebagai peserta karena sudah melewati pelatihan dan seleksi sebelumnya. Dengan demikian pihaknya telah dinyatakan resmi sebagai pelatih SPMI.

“tahun 2018 saya ikut lokakarya pengusunan dokumen SPMI di Surabaya, terus bulan mei 2019 kemarin telah mengikuti lokakarya Audit Mutu Internal (AMI) di Semarang serta sudah dinyatakan lulus untuk dapat mengembagkan mutu dan menjadi auditor internal perguruan tinggi” tuturnya.

Setelah selesai lokakarya calon pelatih SPMI ini dosen kembali ke perguruan tinggi untuk menjamin pelaksanaan SPMI dan sewaktu-waktu akan dipanggil oleh direktorat penjaminan mutu untuk menjadi fasilitator SPMI ke seluruh penjuru negri untuk menjadi garda terdepan dalam menjamin mutu pendidikan tinggi. (gus/bud)